Shanghai Electric Pasok Peralatan Inti untuk Stasiun Penyimpanan Energi Udara Terkompresi Terbesar di Dunia yang Kini Resmi Beroperasi di Jiangsu, Tiongkok

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

logo

logo

SHANGHAI, 5 Maret 2026 /PRNewswire/ — Proyek percontohan Huai’an Salt Cavern Compressed Air Energy Storage (CAES) di Provinsi Jiangsu, Tiongkok, stasiun penyimpanan energi udara terkompresi terbesar di dunia, resmi beroperasi. Shanghai Electric (SEHK:2727, SSE:601727) menyediakan peralatan inti untuk proyek tersebut, termasuk unit turbin udara, generator, motor listrik, serta tangki penyimpanan garam cair.

World's Largest CAES Station in Jiangsu with Shanghai Electric Equipment
World’s Largest CAES Station in Jiangsu with Shanghai Electric Equipment

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Unit 2 berhasil terhubung dengan jaringan listrik dan langsung mencapai pembangkitan daya dengan kapasitas penuh dalam percobaan pertama. Pencapaian ini menjadi pengalaman teknik yang penting untuk mendukung pengembangan sistem kelistrikan baru di Tiongkok.

Proyek ini terdiri atas dua unit CAES tanpa pembakaran tambahan dengan kapasitas masing-masing 300 MW, sehingga total kapasitas terpasang mencapai 600 MW dengan kapasitas penyimpanan energi sebesar 2.400 MWh dan efisiensi konversi sekitar 71%. Udara akan dikompresi dan disimpan di dalam gua garam saat permintaan listrik rendah, kemudian dilepaskan untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik saat permintaan meningkat. Sistem tersebut turut menjaga stabilitas jaringan listrik melalui pengaturan beban puncak dan frekuensi.

Dengan memanfaatkan sekitar 980.000 meter kubik gua garam yang berada pada kedalaman 1.150 hingga 1.500 meter di bawah tanah di Huai’an, proyek ini menggunakan teknologi kompresi adiabatik suhu tinggi tanpa pembakaran tambahan dengan sistem "garam cair + air panas bertekanan." Dengan teknologi ini, panas dari proses kompresi dapat disimpan dan digunakan kembali sepanjang siklus operasional tanpa pembakaran bahan bakar fosil sehingga memberikan manfaat signifikan dalam penurunan emisi karbon.

Unit pertama dengan kapasitas 300 MW mulai beroperasi pada Desember 2025, disusul oleh Unit 2 baru-baru ini. Dengan total investasi sekitar US$520 juta, fasilitas yang kini telah beroperasi penuh ini diperkirakan dapat menghasilkan 792 juta kWh listrik per tahun, cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar 600.000 rumah tangga. Proyek ini juga dapat menghemat sekitar 250.000 ton batu bara standar serta mengurangi 600.000 ton emisi CO₂ setiap tahun sehingga berkontribusi nyata terhadap transisi energi di wilayah tersebut.

Shanghai Electric Power Generation Group menyediakan berbagai peralatan utama untuk proyek ini, mencakup sistem pembangkit listrik dan penyimpanan panas. Lingkup kerja yang luas ini menunjukkan kemampuan rekayasa terintegrasi Shanghai Electric dalam teknologi turbin, peralatan pembangkit listrik, serta sistem penyimpanan panas, sekaligus menghadirkan solusi peralatan yang andal dan dapat direplikasi untuk proyek penyimpanan energi jangka panjang di seluruh dunia.

Seiring dengan langkah dunia menuju netralitas karbon, teknologi penyimpanan energi jangka panjang seperti CAES menjadi kunci untuk meningkatkan daya tahan jaringan listrik sekaligus mendukung integrasi energi terbarukan dalam skala besar. Dengan memanfaatkan pengalaman integrasi sistem dari proyek ini, Shanghai Electric terus mengembangkan manufaktur peralatan berteknologi tinggi dan solusi terintegrasi untuk mendukung transisi energi global serta modernisasi sistem kelistrikan.

Informasi selengkapnya: https://www.shanghai-electric.com/group_en/.

Berita Terkait

TUMI HADIRKAN KOLEKSI MUSIM GUGUR/MUSIM DINGIN 2026 LEWAT KAMPANYE YANG MENYOROTI PERJALANAN LANDO NORRIS MENUJU PUNCAK KESUKSESAN
CGTN: Hubungan “Emas” Tiongkok-Kirgizstan Membawa Manfaat bagi Kedua Negara dan Kawasan
Himel Raih Technology Excellence Award, Hadirkan Inovasi pada Produk Kelistrikan Sehari-hari
Farizon Resmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Niaga Pertama di Luar Negeri yang Berlokasi di Indonesia, V8E Hasil Rakitan Lokal Mulai Diproduksi
PEI-Genesis Memperluas Kapabilitas di Asia-Pasifik dengan Fasilitas Produksi Bernilai Tambah Keenam di Pune, India
LX Pantos Thailand Resmikan Kantor yang Telah Direnovasi di Bangkok untuk Dukung Pertumbuhan Bisnis
SINGAPURA MEMPERKUAT PERANNYA SEBAGAI GERBANG BISNIS TERPERCAYA DI ASIA PASIFIK PADA BNI SINGAPORE NATIONAL CONFERENCE 2026
HUAWEI WATCH D3 Debut di ESC Congress 2026, Hadirkan Inovasi Baru untuk Pemantauan Tekanan Darah dari Pergelangan Tangan

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:00 WIB

TUMI HADIRKAN KOLEKSI MUSIM GUGUR/MUSIM DINGIN 2026 LEWAT KAMPANYE YANG MENYOROTI PERJALANAN LANDO NORRIS MENUJU PUNCAK KESUKSESAN

Selasa, 1 September 2026 - 12:50 WIB

CGTN: Hubungan “Emas” Tiongkok-Kirgizstan Membawa Manfaat bagi Kedua Negara dan Kawasan

Selasa, 1 September 2026 - 03:08 WIB

Himel Raih Technology Excellence Award, Hadirkan Inovasi pada Produk Kelistrikan Sehari-hari

Selasa, 1 September 2026 - 02:46 WIB

Farizon Resmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Niaga Pertama di Luar Negeri yang Berlokasi di Indonesia, V8E Hasil Rakitan Lokal Mulai Diproduksi

Selasa, 1 September 2026 - 01:57 WIB

LX Pantos Thailand Resmikan Kantor yang Telah Direnovasi di Bangkok untuk Dukung Pertumbuhan Bisnis

Berita Terbaru