Riset LPEM FEB UI: Pindar AdaKami Jadi Bantalan Saat Masyarakat Hadapi Tekanan Ekonomi

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 29 April 2026 - 23:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Indonesia, 30 April 2026  /PRNewswire/ — Dalam perekonomian Indonesia, konsumsi rumah tangga merupakan penggerak utama pertumbuhan dengan kontribusi lebih dari 54% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).[1] Untuk menjaga aktivitas konsumsi tersebut, dibutuhkan akses pembiayaan yang inklusif dan terjangkau. Salah satu sektor yang berperan memenuhi kebutuhan ini adalah industri pinjaman daring (pindar), yang penggunaannya terus meningkat di tengah masyarakat Indonesia.

Akademisi & Praktisi Sektor Keuangan Ibrahim K. Rohman, Direktur Eksekutif AFPI Yasmine M. Sembiring, Direktur Keuangan AdaKami Valentina Juveline, Deputi Direktur Pengawasan Usaha Pembiayaan Berbasis Teknologi OJK Anjar Sumarjati, Kepala Kajian Transformasi Digital & Studi Perilaku LPEM FEB UI Prani Sastiono, Direktur Kelompok Spesialis Riset & Widyaiswara OJK Institute Ida R. Sipahutar & Kepala LPEM FEB UI Chaikal Nuryakin, dalam konferensi pers Diseminasi Kajian Dampak Fintech Lending Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat: Studi Kasus AdaKami.
Akademisi & Praktisi Sektor Keuangan Ibrahim K. Rohman, Direktur Eksekutif AFPI Yasmine M. Sembiring, Direktur Keuangan AdaKami Valentina Juveline, Deputi Direktur Pengawasan Usaha Pembiayaan Berbasis Teknologi OJK Anjar Sumarjati, Kepala Kajian Transformasi Digital & Studi Perilaku LPEM FEB UI Prani Sastiono, Direktur Kelompok Spesialis Riset & Widyaiswara OJK Institute Ida R. Sipahutar & Kepala LPEM FEB UI Chaikal Nuryakin, dalam konferensi pers Diseminasi Kajian Dampak Fintech Lending Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat: Studi Kasus AdaKami.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Full-resolution file: Diseminasi Riset LPEM FEB UI.jpeg

Studi terbaru dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) menunjukkan bahwa pindar, dengan studi kasus AdaKami, berperan menjadi bantalan keuangan yang membantu masyarakat dalam mengelola risiko keuangan dan menjaga konsumsi rumah tangga.

Menanggapi temuan tersebut, Direktur Keuangan AdaKami, Valentina Juveline, menyampaikan bahwa pembiayaan digital, ketika dijalankan dengan tata kelola dan manajemen risiko yang baik, mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Bagi AdaKami, temuan ini menegaskan bahwa layanan AdaKami telah menjadi bantalan keuangan yang membantu masyarakat mengelola arus kas secara lebih terukur, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian," ujarnya.

Sementara itu, Prani Sastiono, peneliti LPEM FEB UI, menambahkan bahwa terdapat 24,51% peminjam AdaKami menyatakan bahwa tanpa adanya pinjaman, mereka harus menggunakan tabungan atau menjual aset untuk memenuhi kebutuhan. Pinjaman ini juga dimanfaatkan untuk menghadapi kondisi guncangan ekonomi akibat PHK, sakit keras, maupun wafatnya anggota keluarga. "Dengan pengelolaan risiko yang lebih baik, maka rumah tangga yang menghadapi pengeluaran tidak terduga tidak harus meminjam pada rentenir atau sumber lain dengan bunga lebih tinggi dan bisa menjaga kestabilan tabungan," katanya

Dalam kesempatan tersebut, Deputi Direktur Direktorat Pengawasan Usaha Pembiayaan Berbasis Teknologi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Anjar Sumarjati turut menyampaikan pandangannya dengan menyatakan industri pindar telah berkontribusi signifikan dalam membantu kebutuhan pembiayaan masyarakat yang sebelumnya tidak terjangkau oleh lembaga keuangan konvensional.

Terkait manfaat pindar AdaKami, Prani Sastiono melanjutkan bahwa akses terhadap pinjaman membantu pengguna menghindari strategi bertahan hidup yang merugikan seperti penjualan aset produktif yang membuat mereka mungkin tidak bisa bekerja. "Misalnya, kalau seniman harus menjual alat musiknya atau misalnya fotografer harus menjual kameranya. Dengan adanya pinjaman, mereka bisa menghindari risiko penurunan kualitas hidup jangka panjang," tandasnya.

Temuan LPEM FEB UI ini turut menegaskan pentingnya peran industri pindar, termasuk AdaKami untuk terus menghadirkan layanan keuangan inklusif dengan mengedepankan transparansi, memperkuat tata kelola, manajemen risiko, pelindungan konsumen, dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendorong pertumbuhan industri pindar yang sehat dan berkelanjutan.

Tentang AdaKami

Didirikan pada tahun 2018, AdaKami merupakan platform fintech lending berizin di Indonesia yang dioperasikan oleh PT Pembiayaan Digital Indonesia dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). AdaKami menghadirkan akses pembiayaan yang mudah melalui layanan berbasis teknologi yang cepat dan terpercaya, serta berperan dalam menjangkau masyarakat dengan akses pembiayaan yang terbatas.

[1] Konsumsi Rumah Tangga Tangguh, Ekonomi indonesia Bertumbuh

Berita Terkait

DJI Osmo Pocket 4P Pearl White Resmi Hadir di Pasar Global, Tawarkan Sentuhan Gaya yang Trendi bagi Kreator Sinematik di Seluruh Dunia
Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka
YINGFA Pamerkan Sel Surya TOPCon 3.0 Multi-Cut dan XBC 2.0 di REI 2026
Hanwha Life Invitational Hadirkan Talenta Muda Golf Putri dari 6 Negara Asia di Panggung Internasional
Comarch Loyalty Mengubah Program Loyalitas Azerbaijan Airlines Menjadi Ekosistem Teknologi Finansial
Tianneng Luncurkan Portofolio Baterai dengan Berbagai Bahan Kimia, Perkuat Ekosistem Energi Baru yang Dirancang Menurut Kebutuhan Pasar Lokal
Mewujudkan pengalaman hidup yang lebih baik, EZVIZ memulai roadshow-nya di Indonesia untuk mendefinisikan ulang konsep rumah pintar, dimulai dengan sistem akses yang lebih cerdas melalui portofolio produk smart lock yang memenangkan penghargaan
BLUETTI Pamerkan Solusi Energi Inovatif di Ajang 140th Canton Fair

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:00 WIB

DJI Osmo Pocket 4P Pearl White Resmi Hadir di Pasar Global, Tawarkan Sentuhan Gaya yang Trendi bagi Kreator Sinematik di Seluruh Dunia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:14 WIB

YINGFA Pamerkan Sel Surya TOPCon 3.0 Multi-Cut dan XBC 2.0 di REI 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Hanwha Life Invitational Hadirkan Talenta Muda Golf Putri dari 6 Negara Asia di Panggung Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Comarch Loyalty Mengubah Program Loyalitas Azerbaijan Airlines Menjadi Ekosistem Teknologi Finansial

Berita Terbaru

Pers Rilis

Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:17 WIB