CDIA IPO: Dari Book Building ke Listing, Siap Guncang Bursa 9 Juli 2025

Proses penawaran saham CDIA menunjukkan minat tinggi investor dan menjadi katalis IPO strategis sektor energi dan logistik berbasis aset pelabuhan.

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama besar konglomerat Prajogo Pangestu ikut menghantarkan IPO Chandra Daya Investasi. (Dok. Barito Pacific)

Nama besar konglomerat Prajogo Pangestu ikut menghantarkan IPO Chandra Daya Investasi. (Dok. Barito Pacific)

PADA tahap akhir book‑building 19–24 Juni 2025, Chandra Daya Investasi (kode CDIA) menetapkan harga IPO di Rp190 per saham, memaksimalkan potensi dana hingga Rp2,37 triliun.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna menyebut IPO ini bisa jadi «lighthouse» pasar modal dan mendorong likuiditas serta minat investor lain.

Tapak sejarah emiten milik Prajogo Pangestu, TPIA, seperti CUAN dengan lonjakan harga dari Rp200 ke Rp10.000 pasca‑IPO, menambah daya tarik CDIA.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Struktur Emisi dan Skedul IPO Menonjolkan Transparansi Perusahaan

Berdasarkan prospektus, CDIA melepas 12,48 miliar saham baru—10 % dari modal ditempatkan dan disetor penuh—dengan nilai nominal Rp100 per lembar.

OJK telah menyatakan efektifitas IPO pada 30 Juni 2025, sehingga jadwal penawaran umum terbuka berlangsung dari 2 hingga 7 Juli, dengan pencatatan saham dijadwalkan pada 9 Juli 2025, mundur satu hari dari jadwal awal 8 Juli 2025.

Porsi kepemilikan sebelum IPO: TPIA 66,67 %, Phoenix Power 33,33 %; setelah IPO akan berubah menjadi 60 %, 30 % dan masyarakat 10 %  .

Dana IPO Dialokasikan untuk Ekspansi Logistik dan Infrastruktur

Dari dana Rp2,37 triliun, sekitar Rp871,76 miliar akan disalurkan ke anak usaha logistik (pelabuhan dan perkapalan) guna pembelian kapal dan pengeluaran operasional.

Sedangkan Rp1,4–1,5 triliun dialokasikan untuk pengembangan kapasitas tangki penyimpanan, pipa ethylene, dan fasilitas pendukung di anak usaha penyimpanan dan pelabuhan.

Presiden Direktur Fransiskus Ruly Aryawan menyatakan “melalui penawaran umum ini, kami ingin memperkuat posisi sebagai mitra pertumbuhan industri dan membuka peluang kolaborasi jangka panjang yang bernilai tambah”.

Kehadiran Emisi Efek Profesional Tinggi Sebagai Penjamin

Enam perusahaan sekuritas kelas atas ditunjuk sebagai penjamin pelaksana, antara lain BCA Sekuritas, BNI Sekuritas, DBS Vickers, Henan Putihrai, OCBC Sekuritas, dan Trimegah Sekuritas.

Henan Putihrai memegang porsi penjaminan terbesar sebesar 74,24 %, diikuti Trimegah (11,69 %), ICB (7 %), BNI (3 %), serta BCA dan DBS di bawah 2 %.

Prospek Jangka Pendek dan Menengah: Dari Book‑building ke Trading

Investor institusional memberikan respons positif selama proses book‑building, sehingga harga IPO berada di puncak rentang Rp170–190 per saham.

CIO Stockwise, Andry Hakim, menyatakan, “Jika melihat historis CUAN dengan lonjakan dari Rp200 ke Rp10.000, potensi seperti itu bukan hal mustahil untuk CDIA” .

Rasio P/E CDIA di kisaran 39–44× dianggap kompetitif dibandingkan rata‑rata industri sekitar 99–100×, mencerminkan valuasi menarik bagi investor growth‑oriented.

Andry memperkirakan saham CDIA bisa mencapai Rp1.000 dalam 1–2 tahun jika kondisi makroekonomi dan pasar saham mendukung.

Kesimpulan Investor‑Friendly

Transparansi penuh: prospektus terbuka, alokasi dana jelas dan dikelola langsung anak usaha.

Market timing: pencatatan 9 Juli 2025, pasca Lebaran pasar modal, siap menyongsong minat investor.

Valuasi terjangkau: P/E relatif rendah di tengah potensi pertumbuhan infrastruktur.

Track record yang mendukung: afiliasi dengan konglomerasi TPIA dan kisah sukses CUAN menjadi indikator kepercayaan.***

Berita Terkait

Mengintip Obligasi Konversi Terbaru: Peluang Investasi Menarik di Tengah Dinamika Pasar
Intrik di Balik Akuisisi: Mengapa Perusahaan Terbuka Berubah Tangan?
Mengurai Daya Pikat Obligasi Konversi: Fleksibilitas Investasi di Tengah Gejolak Pasar
Didukung Fundamental Kuat dan Berbagai Katalis Positif, Investor Global Naikkan Target Price BBRI
Dorong Ekonomi Kerakyatan Bergeliat, BRI Salurkan KUR Rp114,28 Triliun kepada 2,5 juta Debitur UMKM Hingga Agustus 2025
Hadirkan “Creator Fest 2025”, BRI Siapkan Wadah Kreativitas Masyarakat
Saham BCA Tertekan Isu Akuisisi, Danantara Fokus Ekspansi Global
Pesta Rakyat BRI Semarakkan HUT RI di Monas, Ribuan Warga Tumpah Ruah Rayakan Kemerdekaan

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 17:43 WIB

Mengintip Obligasi Konversi Terbaru: Peluang Investasi Menarik di Tengah Dinamika Pasar

Senin, 29 Juni 2026 - 17:42 WIB

Intrik di Balik Akuisisi: Mengapa Perusahaan Terbuka Berubah Tangan?

Senin, 29 Juni 2026 - 17:41 WIB

Mengurai Daya Pikat Obligasi Konversi: Fleksibilitas Investasi di Tengah Gejolak Pasar

Kamis, 18 September 2025 - 11:45 WIB

Didukung Fundamental Kuat dan Berbagai Katalis Positif, Investor Global Naikkan Target Price BBRI

Kamis, 18 September 2025 - 09:35 WIB

Dorong Ekonomi Kerakyatan Bergeliat, BRI Salurkan KUR Rp114,28 Triliun kepada 2,5 juta Debitur UMKM Hingga Agustus 2025

Berita Terbaru

Dua eksekutif berjabat tangan di depan gedung pencakar langit modern, melambangkan kesepakatan akuisisi yang mengubah lanskap bisnis dan membuka babak baru bagi kedua perusahaan.

CORPORATE ACTION

Intrik di Balik Akuisisi: Mengapa Perusahaan Terbuka Berubah Tangan?

Senin, 29 Jun 2026 - 17:42 WIB