Flexport Luncurkan Teknologi yang Mengotomatisasi Pengembalian Tarif Perdagangan

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Flexport menghadirkan Agen AI dengan fitur "Audit Your Customs Broker", agen AI yang menjaga kepatuhan regulasi secara otonom untuk meninjau dokumen lama, menemukan kekeliruan, dan membantu pelaku bisnis dalam pengembalian tarif perdagangan.

SAN FRANCISCO, 26 Februari, 2026 /PRNewswire/ — Flexport hari ini meluncurkan rangkaian agen AI baru untuk mengelola kepabeanan dan mempersiapkan pengembalian biaya perdagangan; menekan biaya rantai pasok; serta mengurangi hambatan dalam perdagangan global. Dengan memanfaatkan infrastruktur digital dan fisik, Flexport terus mengembangkan platform teknologi, beralih dari sekadar sistem visibilitas menjadi mesin otomatisasi dan eksekusi.

Peluncuran agen AI tersebut mencakup auditor AI untuk kepabeanan, proses otomatis untuk pengembalian tarif perdagangan, agen AI yang mengoptimalisasi kontainer pengiriman barang, mesin penerjemah bahasa secara real-time yang didukung AI, serta fondasi data untuk masa depan perdagangan otonom: Flexport Atlas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agen AI dengan Fitur "Audit Your Customs Broker"

Pada 2025, kebijakan tarif perdagangan Amerika Serikat (AS) berubah setiap satu setengah minggu. Industri kepabeanan bahkan menjuluki 2026 sebagai "Tahun Audit". Jumlah kekeliruan dalam pengajuan dokumen kepabeanan mencapai rekor tertinggi, sedangkan penegakan hukum oleh pemerintah semakin ketat. Dengan putusan terbaru Mahkamah Agung AS yang menolak tarif IEEPA, akurasi dokumen kepabeanan menjadi semakin penting untuk mempersiapkan klaim pengembalian tarif perdagangan. Untuk itu, Flexport meluncurkan agen AI dengan fitur "Audit Your Customs Broker" yang memeriksa kepatuhan regulasi terhadap seluruh dokumen kepabeanan yang telah diajukan sebelumnya guna mengidentifikasi kekeliruan dan potensi pelanggaran regulasi.

"Kami pertama kali menguji coba agen AI ini untuk memeriksa dokumen kami sendiri," ujar Ryan Petersen, Founder & CEO, Flexport.

"Kami berhasil menurunkan tingkat kekeliruan dalam pengajuan dokumen kepabeanan AS menjadi 0,2%. Sebagai perbandingan, kami memperkirakan, angka ini merupakan peningkatan kinerja hingga 10 kali lipat dibandingkan broker mana pun di dunia."

Teknologi ini tersedia gratis bagi perusahaan yang ingin memeriksa kinerja broker mereka dan, dalam banyak kasus, memperoleh pengembalian dana dari pemerintah akibat kelebihan pembayaran. "Audit Your Customs Broker" tersedia di tariffs.flexport.com/audit.

Proses Otomatis untuk Pengembalian Tarif Perdagangan

Pada Januari, Flexport meluncurkan Tariff Refund Calculator untuk membantu perusahaan memperkirakan potensi pengembalian dana IEEPA sebelum putusan Mahkamah Agung AS. Setelah putusan tersebut keluar dan menolak tarif IEEPA, Flexport memperbarui sarana ini untuk mempersiapkan pengajuan pengembalian tarif perdagangan. Dengan pembaruan ini, Tariff Refund Calculator membantu pelanggan mempersiapkan klaim. Dikombinasikan dengan AI Auditor, Flexport langsung mengaudit dokumen lama, mengajukan koreksi, serta menghitung dan mempersiapkan potensi pengembalian tarif perdagangan. Tariff Refund Calculator tersedia gratis melalui tariffs.flexport.com/refunds.

Agen AI "Supply Chain Optimization" Menekan Pemborosan Ruang Kontainer

Selama ini, banyak perusahaan memiliki tingkat pemanfaatan kontainer yang kurang optimal karena perbaikannya dianggap rumit dan tidak sebanding dengan hasilnya. Algoritma baru Flexport berbasiskan machine learning mengotomatisasi proses tersebut dan menghasilkan penghematan rata-rata sekitar 10% terhadap biaya pengiriman barang. Agen AI Flexport menggabungkan pengiriman dari berbagai pemasok ke dalam satu kontainer, serta secara otomatis mengidentifikasi pengiriman barang dengan arah dan waktu yang sama. Berbeda dari penyedia teknologi logistik lain, Flexport tidak hanya memberikan rekomendasi, namun juga mengeksekusinya, sambil tetap memberikan kendali kepada pelanggan. 

"Teknologi ini seperti permainan Tetris, namun untuk pengiriman barang Anda," ujar Petersen. "Perusahaan dapat memilih untuk mengoptimalkan biaya, kecepatan, atau emisi, lalu kami mengeksekusi pilihan tersebut. Kami memangkas kebutuhan pengiriman LCL (Less than Container Load) yang berbiaya mahal dan memaksimalkan pengiriman FCL (Full Container Load)."

Mesin Penerjemah AI yang Mendukung Perdagangan Global

Selama lebih dari 200 tahun, perdagangan global menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama. Mesin penerjemah real-time berbasiskan AI dari Flexport membantu pengguna berkomunikasi dengan pihak pemasok dan mitra global dalam bahasa masing-masing. Pengguna dapat menulis pesan dalam bahasa mereka sendiri, dan sistem secara langsung menerjemahkan pesan ini dalam bahasa yang digunakan mitra komunikasi, begitu pula sebaliknya. Saat peluncuran agen AI tersebut, Flexport menyediakan fitur terjemahan untuk Bahasa Mandarin dengan Aksara Sederhana dan Tradisional, Inggris, Spanyol, Perancis, Jerman, Korea, Vietnam, Thailand, dan Italia —mewakili sekitar 86% ekspor kontainer global. Bahasa tambahan akan segera menyusul.

Flexport Atlas: Fondasi Data Global bagi Agen AI dan Manusia untuk Memahami Perdagangan Dunia

Perdagangan global selama ini bergantung pada surel dan spreadsheet sehingga data terfragmentasi dan sulit dianalisis secara menyeluruh. Untuk pertama kalinya, Flexport Atlas menghadirkan peta interaktif yang membantu setiap orang melihat pergerakan pengiriman barang via laut secara real-time sebagai sistem yang hidup, bukan sekadar data statis. Platform ini menyediakan data jaringan pengiriman kontainer laut yang paling komprehensif di dunia melalui Model Context Protocol (MCP),  sehingga dapat digunakan untuk mendukung agen AI Flexport mengoptimalkan arus perdagangan global.

Dengan platform ini, AI Flexport dapat mengoptimalkan rute kontainer berdasarkan jadwal pelayaran aktual, rute layanan, keandalan operator, dan harga kontrak. Flexport Atlas kini tersedia gratis agar pelaku bisnis di dunia dapat mempelajari jaringan pengiriman barang via laut yang menggerakkan ekonomi dunia: atlas.flexport.com.

"Sebagian besar perusahaan perangkat lunak logistik hanya menunjukkan proses yang tengah terjadi. Mereka bisa memberikan dasbor dan rekomendasi, namun tidak bisa memindahkan kontainer, mengajukan dokumen kepabeanan, atau mengembalikan tarif perdagangan. Flexport berbeda. Kami mengoperasikan rantai pasok sekaligus membangun teknologinya," ujar Petersen.

"Agen AI kami bukan sekadar konsep. Mereka terhubung langsung dengan proses pengiriman barang, dokumen kepabeanan, dan kontrak operator. Karena kami mengeksekusi pengiriman, AI kami benar-benar dapat mengotomatisasi seluruh proses. Dengan dukungan tim ahli, kami juga menetapkan mekanisme pengawasan yang tepat untuk mencegah kekeliruan. Lewat cara ini, kami menurunkan tingkat kekeliruan menjadi 0,2%, mengonsolidasikan kontainer secara otomatis, dan bersaing dengan perusahaan lama yang memiliki tenaga kerja tanpa teknologi, maupun perusahaan teknologi yang memiliki perangkat lunak tanpa kemampuan eksekusi."

Tentang Flexport

Flexport mempermudah proses perdagangan global sehingga volumenya semakin meningkat. Flexport mengembangkan teknologi terdepan untuk membantu pelaku bisnis mengelola rantai pasok. Berbeda dari perusahaan teknologi murni, Flexport juga memiliki kemampuan logistik dan kepatuhan kepabeanan kelas dunia yang mendukung proses pengiriman barang melalui udara, laut, truk, atau kereta api. Dipercaya lebih dari 13.000 perusahaan, Flexport menghubungkan setiap tahap dalam rantai pasok — mulai dari pabrik hingga gerai ritel dan konsumen — dalam satu platform teknologi terpadu sehingga perusahaan dapat menghemat biaya sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan mereka.

Berita Terkait

Huawei Gelar Debut Sejumlah Inovasi Mutakhir di Madrid dengan Fokus pada Jam Tangan Lari
AI Calling: Membangun Jaringan Layanan Suara yang Berorientasi pada Masa Depan
Great Place To Work® Umumkan Edisi Perdana “Best Workplaces™ in Malaysia 2026”
Pew Memuji Pengesahan Perjanjian Internasional yang Bersejarah Untuk Tingkatkan Keselamatan di Laut
Dari Layar Kaca ke Patung Lilin: Ikon Global Lee Junho Hadir di Madame Tussauds Hong Kong
LITFINCON Asia Akan Diadakan Pertama Kali di Singapura Sebagai Acara Wajib Bagi Pasar Pembiayaan Litigasi Global
Cambridge Dorong Kedewasaan Digital untuk Menghadapi AI
Merajut Mimpi dari Pulau: PSDKU ULM Hadirkan Kampus hingga Pelosok Kotabaru

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:14 WIB

Huawei Gelar Debut Sejumlah Inovasi Mutakhir di Madrid dengan Fokus pada Jam Tangan Lari

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:00 WIB

Flexport Luncurkan Teknologi yang Mengotomatisasi Pengembalian Tarif Perdagangan

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:33 WIB

AI Calling: Membangun Jaringan Layanan Suara yang Berorientasi pada Masa Depan

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:12 WIB

Great Place To Work® Umumkan Edisi Perdana “Best Workplaces™ in Malaysia 2026”

Kamis, 26 Februari 2026 - 01:25 WIB

Pew Memuji Pengesahan Perjanjian Internasional yang Bersejarah Untuk Tingkatkan Keselamatan di Laut

Berita Terbaru