Menjawab Pertumbuhan Pariwisata, Archipelago Hotels Terus Berkembang Menjangkau Beragam Pasar

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 24 Agustus 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Indonesia, 24 Agustus, 2026 /PRNewswire/ — Archipelago Hotels terus memperluas kehadirannya di berbagai destinasi seiring pertumbuhan pariwisata Indonesia. Pada Januari–Juni 2026, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 7,45 juta, meningkat 5,71% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum mencatat pertumbuhan 13,14% pada Triwulan I 2026.

Kamar Junior Suite di Nawana by Alana
Kamar Junior Suite di Nawana by Alana

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menjawab kebutuhan wisatawan yang semakin beragam, Archipelago Hotels menghadirkan lima properti di Jawa dan Sumatra, terdiri dari dua pembukaan baru dan tiga rebranding. Kelimanya adalah Aston Cimone Hotel & Convention Center, Aston Malang Hotel & Conference Center, Nawana by Alana, fave+ hotel Lampung, serta fave+ hotel Pamanukan.

Portofolio ini dirancang untuk berbagai kebutuhan, mulai dari perjalanan bisnis, MICE, liburan keluarga, rekreasi, hingga transit. Setiap properti memiliki karakter dan fasilitas yang disesuaikan dengan pasarnya, termasuk ballroom dan ruang meeting, restoran, fasilitas keluarga, hingga akses strategis menuju pusat bisnis, destinasi wisata, dan jalur transportasi utama.

"Pertumbuhan pariwisata dan sektor akomodasi menciptakan permintaan yang lebih besar akan hotel yang menawarkan kualitas sekaligus tetap relevan dengan karakter dari setiap destinasi. Yang tak kalah penting, wisatawan Indonesia kini tidak lagi memilih hotel hanya berdasarkan harga. Harga murah memang bisa menarik perhatian, tetapi nilai yang sesungguhnya berasal dari kombinasi antara kualitas, kenyamanan, serta pengalaman yang terasa menarik dan khas. Bagi Archipelago Hotels, pergeseran ini merupakan sebuah peluang sekaligus tanggung jawab: untuk mengembangkan hotel yang memenuhi kebutuhan praktis pasar, sekaligus memberikan pengalaman yang cukup berkesan bagi tamu untuk dipilih, dinikmati, dan direkomendasikan," ujar John Flood, Chief Executive Officer Archipelago Hotels.

Tentang Archipelago Hotels

Archipelago Hotels merupakan grup manajemen perhotelan swasta terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, dengan lebih dari 45.000 kamar yang tersebar di lebih dari 350 properti di 200+ destinasi di Indonesia, Asia Tenggara, Amerika Latin, Karibia, Timur Tengah, dan Oseania. Dengan 13 merek pemenang penghargaan, termasuk Aston, Alana, Huxley, Park Lane, Kamuela, Avanika, Harper, Quest, Four Corners, Neo, fave, Nordic, dan Aston Collection, perusahaan ini diakui sebagai salah satu pemimpin perhotelan yang paling andal dan tumbuh paling cepat di kawasan ini.

Berkantor pusat di Jakarta, Archipelago Hotels membawa pengalaman puluhan tahun dalam membangun merek hotel yang terukur (scalable) dan mengelola portofolio akomodasi yang luas di seluruh dunia. Pendekatan perusahaan yang asset light, berbasis teknologi, dan tata kelola yang tinggi mendukung ekspansi cepat di pasar global utama, termasuk Asia Tenggara, MENA (Timur Tengah dan Afrika Utara), Oseania, dan LATAM (Amerika Latin).

Dengan kerangka kerja operasional yang kuat, fokus pada teknologi berpemilik (proprietary), dan keahliannya sebagai perusahaan independen, Archipelago Hotels terus berinovasi dalam pengembangan teknologi di industri perhotelan dan mendukung pertumbuhan pariwisata di seluruh wilayah layanannya. www.archipelagohotels.com

Berita Terkait

Meritz Securities Bermitra dengan Benzinga untuk Menghadirkan Informasi Pasar AS secara Real-Time bagi Investor Korea
Sungrow Perkenalkan MGTL Series, Inovasi Terbaru untuk Rumah dan Bisnis
China Southern Power Grid: Dukung Pertumbuhan Asia Pasifik Lewat Kerja Sama Energi
Sentimen Rekrutmen Menguat di Asia Pasifik dan Timur Tengah, NEO Capai +33% pada Triwulan IV-2026: Survei ManpowerGroup
Infinix Resmi Luncurkan XPAD 30 Pro Secara Global, Tablet Serbaguna untuk Belajar dan Hiburan Generasi Muda
WEPSEA 2026 Resmi Berakhir, Dorong Industri Kemasan Asia Tenggara yang Semakin Cerdas dan Berkelanjutan
LX Pantos Rampungkan Proyek Logistik Pertahanan Kompleks untuk Persenjataan Canggih
Produk Unggulan Pegunungan Guizhou Tampil di Festival Panen Shanghai

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 11:00 WIB

Meritz Securities Bermitra dengan Benzinga untuk Menghadirkan Informasi Pasar AS secara Real-Time bagi Investor Korea

Selasa, 8 September 2026 - 08:30 WIB

Sungrow Perkenalkan MGTL Series, Inovasi Terbaru untuk Rumah dan Bisnis

Selasa, 8 September 2026 - 07:33 WIB

China Southern Power Grid: Dukung Pertumbuhan Asia Pasifik Lewat Kerja Sama Energi

Selasa, 8 September 2026 - 04:36 WIB

Sentimen Rekrutmen Menguat di Asia Pasifik dan Timur Tengah, NEO Capai +33% pada Triwulan IV-2026: Survei ManpowerGroup

Senin, 7 September 2026 - 23:51 WIB

WEPSEA 2026 Resmi Berakhir, Dorong Industri Kemasan Asia Tenggara yang Semakin Cerdas dan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Ilustrasi dua logo perusahaan yang menyatu melambangkan proses merger, sebuah langkah strategis untuk menciptakan entitas bisnis yang lebih kuat dan inovatif di tengah persaingan pasar yang ketat. Gambar ini merefleksikan tujuan utama di balik penggabungan usaha, yaitu optimalisasi sumber daya untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.

CORPORATE ACTION

Merger Usaha: Lebih dari Sekadar Menyatukan Dua Nama Besar

Selasa, 8 Sep 2026 - 07:07 WIB