Topik strategi investasi

Ilustrasi grafik saham dengan panah ke atas dan seseorang memegang sertifikat saham, merefleksikan dinamika keputusan right issue di pasar modal. Foto ini menggambarkan bagaimana strategi keuangan korporasi memengaruhi pergerakan investasi dan portofolio para pemegang saham.

CORPORATE ACTION

Right Issue: Menimbang Peluang dan Risiko di Tengah Gejolak Pasar

CORPORATE ACTION | Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:02 WIB

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:02 WIB

Right issue merupakan langkah perusahaan mencari modal tambahan dari pemegang saham lama dengan menawarkan saham baru pada harga diskon. Investor perlu memahami mekanisme ini, menganalisis alasan perusahaan, serta mempertimbangkan opsi eksekusi hak, penjualan, atau membiarkannya hangus untuk menghindari dilusi kepemilikan. Keputusan harus didasari riset mendalam dan sesuai tujuan investasi pribadi agar right issue menjadi peluang, bukan kerugian.

Ilustrasi grafik saham yang dipecah menunjukkan bagaimana satu saham lama (kiri) berubah menjadi beberapa saham baru (kanan) setelah stock split, menggambarkan peningkatan jumlah saham beredar dengan harga per lembar yang lebih rendah namun kapitalisasi pasar yang sama. Hal ini seringkali menarik minat investor ritel karena harga menjadi lebih terjangkau.

CORPORATE ACTION

Mengurai Dampak Stock Split: Peluang dan Tantangan bagi Investor Ritel

CORPORATE ACTION | Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:10 WIB

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:10 WIB

Agustus 2026 menjadi momentum penting dengan banyaknya pengumuman stock split dari emiten papan atas, bertujuan meningkatkan likuiditas dan daya tarik saham bagi investor ritel. Meskipun stock split membuat harga saham lebih terjangkau, penting bagi investor untuk melihat fundamental perusahaan dan tidak hanya terpaku pada harga “murah” semata. Artikel ini membahas mekanisme, implikasi, serta strategi cerdas bagi investor dalam menyikapi aksi korporasi tersebut.

Seorang investor tengah menganalisis grafik saham di layar komputer, mencari peluang dari rencana *right issue* yang diumumkan perusahaan. Keputusan investasi cerdas memerlukan riset mendalam terhadap data finansial dan prospek pasar.

CORPORATE ACTION

Right Issue: Peluang Emas Investor Ritel di Tengah Gejolak Pasar 2026?

CORPORATE ACTION | Minggu, 5 Juli 2026 - 07:06 WIB

Minggu, 5 Juli 2026 - 07:06 WIB

Right issue di pertengahan 2026 menawarkan peluang bagi investor ritel untuk menambah kepemilikan saham perusahaan dengan harga diskon, sekaligus menjadi bagian dari pendanaan ekspansi bisnis. Memahami mekanisme dan strategi yang tepat sangat krusial agar investor dapat mengambil keputusan cerdas, apakah membeli saham baru, menjual haknya, atau menimbang potensi dilusi yang mungkin terjadi. Ini adalah kesempatan untuk memaksimalkan keuntungan jika dilakukan dengan analisis mendalam.

Seorang investor tersenyum sembari melihat grafik pertumbuhan dividen di aplikasi investasi, menggambarkan kegembiraan saat menerima aliran dana tunai dari keuntungan perusahaan. Pemandangan ini merefleksikan optimisme pasar modal terhadap musim panen dividen yang sedang berlangsung.

CORPORATE ACTION

Musim Panen Dividen Tunai: Pesta Cuan di Tengah Gejolak Ekonomi

CORPORATE ACTION | Kamis, 2 Juli 2026 - 07:01 WIB

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:01 WIB

Pembagian dividen tunai oleh berbagai emiten kembali menjadi momen yang dinantikan investor di paruh kedua 2026, menjanjikan keuntungan nyata dari kepemilikan saham. Artikel ini mengulas pentingnya dividen sebagai sumber pendapatan pasif, strategi mengoptimalkan keuntungan dividen, serta bagaimana memilih perusahaan yang tepat untuk investasi jangka panjang yang berkelanjutan. Lebih dari sekadar angka, dividen mencerminkan kepercayaan perusahaan terhadap bisnisnya dan komitmen kepada pemegang saham.

Jasa Marga membagikan dividen tunai sebesar Rp156,23 per saham. (Dok. Jasamarga.com)

CORPORATE ACTION

Dividen Raksasa Jasa Marga dan Astra Bikin Investor Tersenyum

CORPORATE ACTION | Senin, 16 Juni 2025 - 08:52 WIB

Senin, 16 Juni 2025 - 08:52 WIB

JAKARTA – Jasa Marga membagikan dividen tunai sebesar Rp156,23 per saham pada 5 Juni 2025. Nilai dividen ini melonjak 312,61% dibandingkan dividen tahun lalu…