XCMG Luncurkan Ring Crane 14.000 Ton Pertama di Dunia, Inovasi Baru dalam Ultra-Heavy Lifting

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

XUZHOU, Tiongkok, 30 Agustus 2026 /PRNewswire/ — XCMG mengumumkan bahwa unit awal dari ring crane berkapasitas 14.000 ton pertama di dunia telah selesai diproduksi. Perkembangan ini merupakan momen penting dalam teknologi ultra-heavy lifting. Dirancang bersama XCMG dan Sinopec Heavy Lifting & Transportation Co., Ltd., crane tersebut akan menjadi ring crane dengan kapasitas angkat terbesar yang pernah diproduksi sehingga menjadi standar baru bagi proyek konstruksi berskala besar di seluruh dunia.

XCMG Unveils World’s First 14,000-Ton Ring Crane
XCMG Unveils World’s First 14,000-Ton Ring Crane

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Crane ini memiliki konfigurasi modular yang terdiri atas dua unit utama yang bekerja secara bersamaan. Unit utama telah selesai dirakit dan dapat melakukan lifting secara mandiri. Setelah kedua unit selesai dan terintegrasi, crane ini akan memiliki kapasitas angkat maksimum 14.000 ton dan momen angkat maksimum 700.000 ton-meter. Sejumlah spesifikasi kinerja utama crane tersebut juga segera menjadi yang terdepan di industri.

"Crane ini bukan sekadar peningkatan biasa, namun lompatan besar di industri heavy-lifting global," ujar Yang Dongsheng, Chairman, XCMG Group dan XCMG Machinery. "Kemitraan kami dengan Sinopec menghasilkan model integrasi baru yang mencakup penelitian dan pengembangan, manufaktur, hingga penerapan. Model tersebut menjadi tolok ukur baru bagi inovasi dan penerapan teknologi peralatan teknis utama."

Ring crane tersebut juga menggunakan sistem electric direct-drive yang mengubah energi listrik menjadi gerakan. Teknologi ini mampu menghemat energi lebih dari 30%, meningkatkan efisiensi operasional sebesar 20%, serta menekan konsumsi bahan bakar dan emisi karbon.

Seiring dengan perkembangan proyek pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di berbagai negara, baik dari sisi skala dan modularitas, kebutuhan ultra-heavy lifting pun meningkat. Kehadiran ring crane 14.000 ton menjadi langkah penting yang memperluas peran alat lifting berteknologi tinggi yang dikembangkan di Tiongkok untuk proyek PLTN di berbagai negara. Crane ini dapat digunakan dalam proyek energi konvensional, tenaga nuklir, dan tenaga bayu. Dalam proyek energi konvensional, crane mampu mengangkat berbagai menara dan bejana besar secara utuh. Dengan demikian, komponen tersebut tidak lagi diangkat secara terpisah sehingga risiko kerja dalam perakitan, pengujian tekanan, dan pekerjaan instalasi lainnya dapat dikurangi. Dalam proyek PLTN, crane ini menghadirkan kemampuan yang penuh terobosan. Dari satu posisi crane dan menggunakan satu konfigurasi boom, crane tersebut dapat menangani modul PLTN dan peralatan utama untuk dua pulau nuklir. Untuk proyek pembangkit listrik tenaga bayu lepas pantai, ketinggian dan kapasitas angkat crane mendukung pemasangan turbin dengan kapasitas yang lebih besar.

Yang menambahkan, "XCMG akan terus mengembangkan peralatan teknik berukuran sangat besar secara mandiri, menghadirkan solusi yang telah teruji dan andal untuk lebih banyak aplikasi, serta menyediakan solusi konstruksi yang lebih aman, efisien, dan hemat energi bagi pelanggan di seluruh dunia."

Berita Terkait

Meritz Securities Bermitra dengan Benzinga untuk Menghadirkan Informasi Pasar AS secara Real-Time bagi Investor Korea
Sungrow Perkenalkan MGTL Series, Inovasi Terbaru untuk Rumah dan Bisnis
China Southern Power Grid: Dukung Pertumbuhan Asia Pasifik Lewat Kerja Sama Energi
Sentimen Rekrutmen Menguat di Asia Pasifik dan Timur Tengah, NEO Capai +33% pada Triwulan IV-2026: Survei ManpowerGroup
Infinix Resmi Luncurkan XPAD 30 Pro Secara Global, Tablet Serbaguna untuk Belajar dan Hiburan Generasi Muda
WEPSEA 2026 Resmi Berakhir, Dorong Industri Kemasan Asia Tenggara yang Semakin Cerdas dan Berkelanjutan
LX Pantos Rampungkan Proyek Logistik Pertahanan Kompleks untuk Persenjataan Canggih
Produk Unggulan Pegunungan Guizhou Tampil di Festival Panen Shanghai

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 11:00 WIB

Meritz Securities Bermitra dengan Benzinga untuk Menghadirkan Informasi Pasar AS secara Real-Time bagi Investor Korea

Selasa, 8 September 2026 - 08:30 WIB

Sungrow Perkenalkan MGTL Series, Inovasi Terbaru untuk Rumah dan Bisnis

Selasa, 8 September 2026 - 07:33 WIB

China Southern Power Grid: Dukung Pertumbuhan Asia Pasifik Lewat Kerja Sama Energi

Selasa, 8 September 2026 - 04:36 WIB

Sentimen Rekrutmen Menguat di Asia Pasifik dan Timur Tengah, NEO Capai +33% pada Triwulan IV-2026: Survei ManpowerGroup

Senin, 7 September 2026 - 23:51 WIB

WEPSEA 2026 Resmi Berakhir, Dorong Industri Kemasan Asia Tenggara yang Semakin Cerdas dan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Ilustrasi dua logo perusahaan yang menyatu melambangkan proses merger, sebuah langkah strategis untuk menciptakan entitas bisnis yang lebih kuat dan inovatif di tengah persaingan pasar yang ketat. Gambar ini merefleksikan tujuan utama di balik penggabungan usaha, yaitu optimalisasi sumber daya untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.

CORPORATE ACTION

Merger Usaha: Lebih dari Sekadar Menyatukan Dua Nama Besar

Selasa, 8 Sep 2026 - 07:07 WIB