Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 29 April 2026 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANYA, Tiongkok, 29 April 2026 /PRNewswire/ — Seiring dengan dimulainya seluruh rangkaian pertandingan Asian Beach Games 2026, kota tuan rumah Sanya kini menjadi pusat utama pertukaran olahraga dan budaya di Asia. Dalam beberapa hari terakhir, mulai dari perkampungan atlet yang dilengkapi fasilitas lengkap hingga kawasan budaya Binglanggu yang kental dengan nuansa etnik Li, dari trem bertema ajang yang beroperasi secara bergerak di berbagai penjuru kota hingga pasar malam pesisir yang ramai, Sanya dengan keramahan sebagai tuan rumah serta penyelenggaraan yang tertata rapi menghadirkan kepada dunia sebuah perhelatan yang memadukan olahraga dan budaya secara erat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai pusat kegiatan dan latihan atlet selama pertandingan, perkampungan atlet di Hotel Resort Mangrove beroperasi dengan lancar. Fasilitas hunian yang lengkap serta layanan yang berstandar internasional mendapat banyak pujian dari para tamu berbagai negara. Seorang atlet gulat asal Iran mengatakan: "Tempat ini menyediakan lingkungan yang nyaman dan aman bagi para atlet, tidak hanya untuk beristirahat, tetapi juga menjadi ruang kecil bagi para pemuda dari berbagai negara untuk menjalin persahabatan".

Di luar jadwal pertandingan, berbagai pasar malam di Sanya menjadi destinasi populer pada malam hari. Kuliner khas Hainan seperti ayam kelapa dan Ching bo leung menjadi sambutan hangat dari para pengunjung. Kuliner lokal yang berpadu dengan suasana malam yang sejuk mencerminkan karakter Kota Sanya sebagai kota yang santai sekaligus hidup dan penuh suasana.

Di kawasan budaya etnik Li dan Miao di Binglanggu, konsep desain maskot Asian Beach Games "Yaya" diperkenalkan secara luas kepada publik. Figurnya memadukan totem tradisional etnik Li, motif sayap burung Ganggong, serta elemen ombak laut. Hal ini menjadi contoh bagaimana Sanya mengintegrasikan warisan budaya takbenda etnik Li ke dalam simbol ajang internasional. Blogger asal Indonesia, Edward Halim, setelah mencoba pengalaman menenun kain tradisional etnik Li, mengatakan bahwa, "Yaya bukan hanya simbol ajang olahraga, tetapi juga menjadi representasi hidup dari pelestarian budaya etnik Li di Hainan."

Trem bertema Asian Beach Games yang melintasi jalan-jalan utama kota kini telah menjadi pemandangan yang menarik perhatian. Di bagian dalam dan luar gerbong dihiasi gambar maskot, siluet cabang olahraga, serta pemandangan tropis. Setiap hari, trem ini mengangkut warga dan wisatawan menuju lokasi pertandingan. Sementara itu, para atlet peserta dan wisatawan juga dapat memanfaatkan waktu luang di berbagai lokasi seperti Teluk Sanya untuk bersantai, menikmati suasana laut berwarna biru dan deretan pohon kelapa khas pulau tropis.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah cabang olahraga dalam Asian Beach Games berlangsung dengan persaingan yang ketat dan suasana penonton yang sangat meriah. Melalui ajang olahraga pantai yang menarik ini, Sanya menampilkan kapasitasnya sebagai pusat pariwisata internasional sekaligus kawasan tempat bertemunya beragam budaya. Seiring berjalannya pertandingan, kota pesisir tropis ini diperkirakan akan terus menarik perhatian Asia hingga dunia.

Tautan YouTube:https://youtu.be/KbaNPS4AfdM

Berita Terkait

DJI Osmo Pocket 4P Pearl White Resmi Hadir di Pasar Global, Tawarkan Sentuhan Gaya yang Trendi bagi Kreator Sinematik di Seluruh Dunia
Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka
YINGFA Pamerkan Sel Surya TOPCon 3.0 Multi-Cut dan XBC 2.0 di REI 2026
Hanwha Life Invitational Hadirkan Talenta Muda Golf Putri dari 6 Negara Asia di Panggung Internasional
Comarch Loyalty Mengubah Program Loyalitas Azerbaijan Airlines Menjadi Ekosistem Teknologi Finansial
Tianneng Luncurkan Portofolio Baterai dengan Berbagai Bahan Kimia, Perkuat Ekosistem Energi Baru yang Dirancang Menurut Kebutuhan Pasar Lokal
Mewujudkan pengalaman hidup yang lebih baik, EZVIZ memulai roadshow-nya di Indonesia untuk mendefinisikan ulang konsep rumah pintar, dimulai dengan sistem akses yang lebih cerdas melalui portofolio produk smart lock yang memenangkan penghargaan
BLUETTI Pamerkan Solusi Energi Inovatif di Ajang 140th Canton Fair

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:00 WIB

DJI Osmo Pocket 4P Pearl White Resmi Hadir di Pasar Global, Tawarkan Sentuhan Gaya yang Trendi bagi Kreator Sinematik di Seluruh Dunia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:14 WIB

YINGFA Pamerkan Sel Surya TOPCon 3.0 Multi-Cut dan XBC 2.0 di REI 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Hanwha Life Invitational Hadirkan Talenta Muda Golf Putri dari 6 Negara Asia di Panggung Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Comarch Loyalty Mengubah Program Loyalitas Azerbaijan Airlines Menjadi Ekosistem Teknologi Finansial

Berita Terbaru

Pers Rilis

Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:17 WIB