Kesepakatan Dagang RI-AS Buka Peluang Ekspor, OJK Pastikan Stabilitas

Penurunan tarif resiprokal AS jadi angin segar industri dalam negeri. Pasar saham menguat, sektor padat karya bersiap ekspansi ekspor ke Amerika.

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 29 Juli 2025 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkeu umumkan tarif ekspor ke AS turun, peluang ekspor Indonesia terbuka lebar . (Facebook.com @Sri Mulyani Indrawati)

Menkeu umumkan tarif ekspor ke AS turun, peluang ekspor Indonesia terbuka lebar . (Facebook.com @Sri Mulyani Indrawati)

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) menyatakan kesiapan penuh mendukung langkah pemerintah Indonesia dalam menyikapi kesepakatan tarif dagang yang telah dicapai bersama Amerika Serikat.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, kebijakan ini memberikan kepastian dalam hubungan ekonomi bilateral dan membuka peluang baru bagi industri nasional.

“OJK siap mendukung penuh kebijakan dan memfasilitasi langkah yang diambil pemerintah untuk meningkatkan daya saing industri,” ujar Mahendra dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Senin (28/7/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kesepakatan tarif perdagangan ini dinilai strategis, terutama dalam menciptakan akses pasar yang lebih luas dan mendorong pertumbuhan ekspor sektor-sektor unggulan di Indonesia.

Kesepakatan Tarif RI-AS Perkuat Industri Padat Karya

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa negosiasi tarif antara Indonesia dan Amerika Serikat menghasilkan penurunan tarif resiprokal dari 32 persen menjadi 19 persen.

Penurunan tersebut dinilai akan meningkatkan daya saing sektor padat karya nasional.

“Keberhasilan ini diperkirakan akan mendorong kinerja sektor-sektor seperti tekstil, alas kaki, dan furnitur,” ujar Sri Mulyani.

Sektor-sektor tersebut selama ini menjadi tulang punggung ekspor non-migas dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Sri Mulyani juga menambahkan bahwa kebijakan impor dengan tarif 0 persen untuk produk Amerika Serikat dapat memberikan dampak positif terhadap biaya bahan baku industri nasional, terutama minyak dan gas serta pangan.

Pasar Saham Menguat di Tengah Dinamika Global

Meski ketidakpastian global masih tinggi akibat tensi geopolitik dan fluktuasi perdagangan internasional, pasar saham Indonesia menunjukkan performa positif.

Pada akhir kuartal II 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat sebesar 6,41 persen secara kuartalan (qtq) ke level 6.927,68.

Namun secara tahunan (year to date/ytd), IHSG masih mencatatkan pelemahan sebesar 2,15 persen.

Nilai kapitalisasi pasar per 30 Juni 2025 tercatat mencapai Rp12.178 triliun.

Investor Asing Masih Lakukan Net Sell

Meskipun kinerja IHSG menunjukkan tren positif, arus modal asing masih mengalami tekanan.

Pada kuartal II 2025, investor nonresiden mencatatkan net sell sebesar Rp23,65 triliun.

Secara akumulatif sejak awal tahun, net sell asing mencapai Rp59,33 triliun.

Fenomena ini mencerminkan kehati-hatian investor global terhadap dinamika ekonomi dan ketegangan geopolitik.

IHSG Naik Tajam di Juli 2025

Memasuki Juli 2025, IHSG terus melanjutkan penguatan dan ditutup pada level 7.543,50 per 25 Juli 2025.

Secara year to date, indeks mencatatkan kenaikan sebesar 6,55 persen.

Kinerja ini mencerminkan respons positif pasar terhadap stabilitas sistem keuangan nasional dan kebijakan perdagangan yang dinilai akomodatif.

Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga

Mahendra Siregar menegaskan bahwa sektor jasa keuangan nasional berada dalam kondisi stabil.

Hal ini ditopang oleh permodalan yang kuat, likuiditas yang cukup, dan profil risiko yang masih dalam batas wajar.

“Stabilitas sektor jasa keuangan tetap terjaga di tengah gejolak global,” katanya.

OJK juga terus mencermati risiko-risiko baru dari dinamika global, termasuk potensi dampaknya terhadap debitur sektor riil yang memiliki eksposur terhadap perdagangan internasional.

Strategi OJK Antisipasi Volatilitas Global

Sebagai respons terhadap tensi geopolitik dan dampaknya terhadap pasar keuangan domestik, OJK telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif.

Langkah-langkah tersebut mencakup penguatan koordinasi antar lembaga, pengawasan berbasis risiko, serta penyediaan relaksasi kebijakan jika diperlukan.

OJK juga terus mendorong perbankan dan lembaga keuangan untuk menjaga kualitas aset dan meningkatkan manajemen risiko.

Sinergi Kebijakan Perdagangan dan Stabilitas Keuangan

Kesepakatan tarif perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat dinilai memberikan angin segar bagi sektor industri nasional, khususnya sektor padat karya.

OJK memainkan peran kunci dalam menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah dinamika global.

Dengan kombinasi kebijakan perdagangan yang progresif dan stabilitas sistem keuangan yang terjaga, Indonesia berada dalam posisi yang lebih siap untuk menghadapi tantangan global dan meraih peluang ekonomi baru.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Arahnews.com dan Haloagro.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Sentranews.com dan Indonesiaraya.co.id.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hellojateng.com dan Hariankarawang.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

PR Newswire Gandeng PSPI Perluas Jangkauan Distribusi Press Release ke Kanal Berita Indonesia
TEI ke-40 Resmi Ditutup, Mendag Busan: Transaksi Lewati Target, Capai USD 22,80 Miliar
BRI Apresiasi Kepercayaan Pemerintah dalam Penempatan Dana Rp55 Triliun, Fokus Salurkan Kredit UMKM dan Program Prioritas Pemerintah
BRI Gelar News Fest 2025, Wadah Jurnalis Ciptakan Karya Berdampak
BRI Dorong Literasi Finansial Generasi Muda Melalui Inovasi Digital
BRI Perkuat Koperasi Desa Merah Putih, Dorong Akses Pembiayaan Profesional
BRI Tetap Layani Nasabah Selama Libur Maulid Nabi dengan Weekend Banking
BRI Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Perkuat Komitmen Pelayanan

Berita Terkait

Kamis, 20 November 2025 - 14:30 WIB

PR Newswire Gandeng PSPI Perluas Jangkauan Distribusi Press Release ke Kanal Berita Indonesia

Senin, 20 Oktober 2025 - 17:17 WIB

TEI ke-40 Resmi Ditutup, Mendag Busan: Transaksi Lewati Target, Capai USD 22,80 Miliar

Kamis, 18 September 2025 - 22:04 WIB

BRI Apresiasi Kepercayaan Pemerintah dalam Penempatan Dana Rp55 Triliun, Fokus Salurkan Kredit UMKM dan Program Prioritas Pemerintah

Minggu, 14 September 2025 - 18:18 WIB

BRI Gelar News Fest 2025, Wadah Jurnalis Ciptakan Karya Berdampak

Sabtu, 13 September 2025 - 15:55 WIB

BRI Dorong Literasi Finansial Generasi Muda Melalui Inovasi Digital

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

PARA PEMIMPIN TEKNOLOGI GLOBAL LUNCURKAN TRUSTED TECH ALLIANCE

Minggu, 15 Feb 2026 - 03:15 WIB