Toys”R”Us Asia Umumkan Kesepakatan Pengalihan Bisnis di Jepang kepada Pan Pacific International Holdings Group

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HONG KONG, 2 Oktober 2026 /PRNewswire/ — Toys"R"Us Asia mengumumkan kesepakatan pengalihan bisnis Toys"R"Us-Japan, Ltd. kepada perusahaan afiliasi Pan Pacific International Holdings Corporation (PPIH). Setelah transaksi ini rampung, bisnis Toys"R"Us di Jepang akan beroperasi di bawah grup PPIH.

Hingga transaksi ini selesai, aktivitas operasional Toys"R"Us di Jepang akan tetap berjalan seperti biasa. Gerai tetap buka, kanal layanan pelanggan tetap beroperasi, serta kualitas produk, nilai, dan layanan tetap mengacu pada standar yang berlaku saat ini.

Toys"R"Us Asia juga menempatkan dukungan bagi karyawan sebagai prioritas selama masa transisi. Perusahaan akan bekerja sama dengan PPIH agar proses pengalihan bisnis berlangsung dengan baik, serta memberikan informasi dan dukungan yang dibutuhkan kepada karyawan di Jepang sepanjang proses tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyelesaian transaksi masih menunggu sejumlah persyaratan yang berlaku serta persetujuan yang diperlukan. Pengalihan bisnis ini juga merupakan bagian dari proses rehabilitasi perdata yang sedang berlangsung di Jepang.

Bagi Toys"R"Us Asia, transaksi tersebut akan menjaga kelangsungan bisnis ritel Toys"R"Us di Jepang di bawah naungan pemilik baru. Pada saat yang sama, langkah ini memberikan ruang bagi perusahaan untuk lebih fokus mengembangkan peluang pertumbuhan jangka panjang di pasar Asia lainnya.

Aktivitas operasional Toys"R"Us Asia di luar Jepang tidak terdampak transaksi ini. Gerai, platform e-commerce, kegiatan rantai pasok, dan hubungan dengan vendor di pasar lainnya akan tetap berjalan seperti biasa. Toys"R"Us Asia juga tetap menjadi operator eksklusif merek ikonik Toys"R"Us di pasar-pasar lainnya di Asia.

Adam Au dan Johnny Mui, Acting Co-Chief Executive Officers, Toys"R"Us Asia, mengatakan, "Jepang telah menjadi bagian penting dari perjalanan Toys"R"Us di Asia selama bertahun-tahun. Kami berterima kasih kepada pelanggan, mitra bisnis, dan seluruh anggota tim atas dukungan yang terus diberikan selama perjalanan Toys"R"Us di Jepang. Transaksi tersebut membuka babak baru bagi bisnis Toys"R"Us di Jepang sekaligus memberi ruang bagi Toys"R"Us Asia untuk lebih fokus mengembangkan peluang di pasar Asia lainnya. Asia tetap menjadi pusat bisnis kami. Kami akan terus menghadirkan pengalaman bermain yang menyenangkan dan membawa keceriaan bagi anak-anak, keluarga, serta kidults di seluruh Asia."

-Selesai-

Tentang Toys"R"Us Asia

Toys"R"Us Asia menghadirkan berbagai produk dan pengalaman bermain yang mendorong kreativitas serta menginspirasi generasi masa depan. Melalui brand promise "Live Toyful", Toys"R"Us Asia menjadikan bermain bagian dari gaya hidup yang dapat dinikmati semua usia. Semangat ini terwujud dengan mengajak anak-anak, kidults, dan keluarga untuk terus bereksplorasi, berkreasi, dan menikmati momen bermain setiap hari.

Berbasis di Hong Kong, Toys"R"Us Asia mengoperasikan gerai di sejumlah pasar, termasuk Tiongkok Daratan, Malaysia, Hong Kong, Singapura, Taiwan, dan Thailand. Toys"R"Us Asia juga menjalankan bisnis melalui skema sublisensi di Filipina dan Makau. Selain jaringan gerai fisik, Toys"R"Us Asia memiliki platform e-commerce dan gerai daring yang melayani pelanggan di seluruh wilayah operasionalnya.

 "Toys"R"Us Asia" merujuk pada Toys"R"Us Asia (Holding) Limited beserta anak perusahaannya. Grup tersebut merupakan entitas independen yang beroperasi secara terpisah dan tidak memiliki afiliasi dengan perusahaan lain yang menggunakan merek Toys"R"Us di berbagai negara.

Berita Terkait

Yokogawa Kembangkan Uji Coba Data Center AI Tropis Menjadi Fasilitas Percontohan Berkapasitas Multi-Megawatt
Cambridge Linguaskill Business Bantu Perusahaan Mengambil Keputusan yang Lebih Baik dalam Rekrutmen dan Pengelolaan Tenaga Kerja
“a-nation 2026”, Salah Satu Festival Musik Terbesar Jepang, Siarkan Pertunjukan Secara Gratis di YouTube dan TikTok Avex
DBS Hadirkan Pemimpin Global di Ajang Asia Future Forward Conference Edisi Perdana, Bahas Peran AI yang tengah Merombak Dunia
Midea Pamerkan Inovasi Teknologi Pendinginan untuk Pusat Data AI Berdensitas Tinggi di Data Center World Asia 2026
Sungrow Dukung Sistem BESS Skala Besar di Kamboja dengan Fitur “Black Start”
Klook dan Visa Jalin Kemitraan di Enam Negara Asia Tenggara untuk Mendukung Tren Wisata Berbasis Aktivitas dan Pengalaman
Casio Luncurkan Jam Tangan MR-G dengan Kristal Safir Biru

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Toys”R”Us Asia Umumkan Kesepakatan Pengalihan Bisnis di Jepang kepada Pan Pacific International Holdings Group

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Yokogawa Kembangkan Uji Coba Data Center AI Tropis Menjadi Fasilitas Percontohan Berkapasitas Multi-Megawatt

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Cambridge Linguaskill Business Bantu Perusahaan Mengambil Keputusan yang Lebih Baik dalam Rekrutmen dan Pengelolaan Tenaga Kerja

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:00 WIB

“a-nation 2026”, Salah Satu Festival Musik Terbesar Jepang, Siarkan Pertunjukan Secara Gratis di YouTube dan TikTok Avex

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Midea Pamerkan Inovasi Teknologi Pendinginan untuk Pusat Data AI Berdensitas Tinggi di Data Center World Asia 2026

Berita Terbaru

Ilustrasi grafis yang menunjukkan saham yang sedang dibeli kembali oleh perusahaan, merepresentasikan optimisme manajemen dan potensi peningkatan nilai bagi pemegang saham jangka panjang. Langkah ini seringkali menjadi sinyal positif bagi investor yang memahami strategi keuangan korporasi.

CORPORATE ACTION

Buyback Saham: Jurus Cerdas Menjaga Nilai Investasi Jangka Panjang

Jumat, 2 Okt 2026 - 07:24 WIB